Wujudkan ASN Berintegritas, PPPK Bawaslu Kota Surabaya Pelajari Tata Cara Penilaian dan Rencana Kinerja
|
Surabaya - Pelaksanaan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) memasuki hari keenam pada Selasa (25/8/2026). Delapan pegawai Bawaslu Kota Surabaya kembali mengikuti rangkaian pembekalan secara intensif yang berfokus pada penguatan nilai antikorupsi, perumusan rencana kerja terukur, serta pemahaman mendalam mengenai sistem penilaian kinerja aparatur.
Sesi pertama dibuka dengan penanaman materi Nilai Antikorupsi dan Profesionalisme PPPK di Bawaslu yang disampaikan secara langsung oleh Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Dewita Hayu Shinta. Dalam arahannya, beliau menegaskan pentingnya menjaga integritas, moralitas, serta profesionalisme sebagai benteng utama dalam menjalankan fungsi pengawasan dan fasilitasi administrasi guna menghindari segala bentuk penyimpangan maupun konflik kepentingan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi teknis mengenai Penyusunan Rencana Kinerja dan Indikator Kinerja PPPK oleh perwakilan dari Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Pitut Fariana. Pada sesi ini, peserta dibimbing secara mendalam untuk menyusun target kerja yang spesifik, realistis, dan terukur melalui perumusan Indikator Kinerja Individu (IKI) yang selaras dengan sasaran strategis lembaga.
Memasuki sesi akhir, materi mengenai Mekanisme, Prinsip, dan Tindak Lanjut Penilaian Kinerja PPPK dipaparkan oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Sidoarjo, Anditya Sentana Maulana. Beliau menjelaskan secara rinci kriteria evaluasi kinerja, pentingnya objektivitas dan transparansi penilaian, hingga mekanisme umpan balik dan tindak lanjut hasil penilaian kinerja bagi keberlanjutan karir serta peningkatan kapasitas pegawai.
Melalui kombinasi materi integritas dan manajemen kinerja ini, delapan personel PPPK Bawaslu Kota Surabaya dibekali pemahaman komprehensif mengenai hak, kewajiban, dan tolok ukur keberhasilan kerja mereka. Pembekalan ini menjadi sarana penting untuk memastikan bahwa setiap tugas yang dilaksanakan berorientasi pada hasil dan dapat dipertanggungjawabkan secara publik.
Pelaksanaan orientasi hari keenam ini menegaskan komitmen Bawaslu dalam membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki ketahanan etika yang kuat dalam menghadapi dinamika pengawasan pemilu di daerah.
Dengan tuntasnya seluruh sesi pada hari keenam ini, jajaran PPPK Bawaslu Kota Surabaya siap menyusun dokumen rencana kinerja individu secara presisi serta mengimplementasikan budaya kerja yang profesional, transparan, dan bebas dari korupsi.
Penulis dan Foto: Debbie
Editor: Suib