Tingkatkan Kualitas Pengawasan, Peserta dari Surabaya Ikuti Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Secara Daring
|
Surabaya - Bawaslu Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) secara daring (18/11/2025) dengan tujuan meningkatkan kualitas pengawasan pemilu di wilayah tersebut. Kegiatan ini diikuti oleh 37 peserta dari Surabaya, serta peserta dari Ngawi dan Tulungagung, yang semuanya berkumpul secara virtual. Melalui pelatihan ini, Bawaslu berupaya membangun pengawas pemilu yang lebih kompeten dan sadar akan peran mereka dalam menyukseskan Pemilu yang bermartabat.
Kegiatan ini mengusung tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat di Provinsi Jawa Timur,” yang menegaskan pentingnya peran aktif dan kolaboratif pengawas dalam menjaga integritas proses demokrasi di masa mendatang. Dalam acara tersebut, narasumber yang dihadirkan adalah Eka Rahmawati, anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur, dan Engelbert Johannes Rohi dari Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP). Mereka menyampaikan materi-materi strategis terkait pengawasan pemilu, netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), serta refleksi atas pelaksanaan Pemilu 2024 yang baru saja berlalu.
Para peserta dari Surabaya dan daerah lain mendapatkan wawasan mendalam tentang pentingnya pengawasan yang partisipatif dan proaktif. Materi yang disampaikan menekankan peran pengawas dalam memastikan berlangsungnya pemilu yang adil dan transparan. Selain itu, narasumber juga membahas tantangan yang dihadapi selama proses pemilu sebelumnya, serta bagaimana pengawasan dapat ditingkatkan melalui kolaborasi dan penggunaan teknologi terbaru. Peserta diajak untuk lebih sadar akan tugas mereka sebagai pengawas yang tidak hanya mengawasi, tetapi juga berfungsi sebagai agen perubahan.
Pelaksanaan kegiatan secara daring ini dipandang sebagai solusi inovatif dalam situasi yang menuntut efisiensi dan jangkauan luas. Dengan metode ini, peserta dari berbagai daerah dapat mengikuti pelatihan tanpa harus hadir secara fisik, sehingga memperluas partisipasi dan meningkatkan kualitas pengawasan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Bawaslu Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus menyelenggarakan pelatihan dan pendidikan yang relevan guna memperkuat pengawasan pemilu yang bersih, jujur, dan bermartabat.
Kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran dan kompetensi pengawas pemilu di Jawa Timur, khususnya di Surabaya yang menjadi salah satu kota terbesar. Dengan pengawas yang lebih profesional dan berintegritas, diharapkan proses pemilu mendatang dapat berjalan lebih lancar dan transparan. Melalui pelatihan ini juga diharapkan para pengawas dapat berfungsi secara optimal dalam menjaga demokrasi yang sehat dan berkualitas di masa yang akan datang.
Secara keseluruhan, kegiatan P2P ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Bawaslu Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat pengawasan pemilu di tingkat daerah. Melalui pendekatan partisipatif dan edukatif, diharapkan masyarakat dan pengawas mampu bekerja sama untuk mewujudkan Pemilu 2029 yang tidak hanya bermartabat, tetapi juga mampu memperkuat demokrasi di Indonesia. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun fondasi demokrasi yang kuat dan berintegritas di Provinsi Jawa Timur.
Penulis : Debbie