Pimpin Apel Pagi, Kasubbag Administrasi Tekankan Pentingnya Menjaga Marwah Birokrasi Lewat Kejujuran
|
Surabaya - Pada Senin (19/01/2026) , berlangsung kegiatan apel pagi di halaman kantor Bawaslu Kota Surabaya yang rutin dilakukan setiap minggu. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Staf Sekretariat Bawaslu Kota Surabaya yang hadir secara langsung di kantor, yang sedang menjalankan Work From Office (WFO). Apel pagi ini dipimpin langsung oleh Kepala Subbagian Administrasi Bawaslu Kota Surabaya, Tangguh Gradhianta, yang memberikan arahan penting terkait nilai-nilai integritas dalam menjalankan tugas sehari-hari. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk memperkuat semangat dan komitmen pegawai dalam menjaga marwah birokrasi melalui kejujuran.
Dalam arahannya, Tangguh Gradhianta menegaskan bahwa menjaga marwah birokrasi tidak hanya sebatas memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga merupakan bagian dari upaya menjaga "ruh" pelayanan publik itu sendiri. Ia menekankan bahwa birokrasi berfungsi sebagai jembatan utama antara negara dan rakyat. Jika jembatan ini rapuh karena adanya ketidakjujuran, maka seluruh program pembangunan dan kebijakan pemerintah tidak akan dapat mencapai tujuan secara utuh. Oleh karena itu, kejujuran harus menjadi pondasi utama dalam setiap langkah dan keputusan aparatur negara demi menjaga kepercayaan masyarakat.
Lebih jauh, Tangguh menyampaikan bahwa kejujuran memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem kerja yang sehat dan bermartabat. Ketika nilai integritas dijunjung tinggi, para birokrat akan bekerja dengan standar profesionalisme yang objektif dan bertanggung jawab. Ia mengingatkan bahwa budaya "asal bapak senang" atau membenarkan penyimpangan kecil harus dihindari, karena hal ini dapat berkembang menjadi bibit korupsi yang merusak citra institusi. Rasa malu dan tanggung jawab terhadap seragam dan amanah rakyat menjadi motivasi utama agar aparatur tidak berbuat curang.
Selain itu, Tangguh juga menegaskan bahwa kejujuran dalam birokrasi berdampak langsung terhadap efisiensi nasional. Tanpa manipulasi data maupun anggaran, sumber daya negara dapat dialokasikan secara tepat sasaran untuk berbagai bidang penting seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Dengan demikian, birokrasi yang jujur tidak hanya dihormati karena etikanya, tetapi juga karena efektivitasnya dalam membawa perubahan positif bagi bangsa. Kejujuran menjadi investasi jangka panjang dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan dicintai rakyat.
Kegiatan apel pagi ini menegaskan bahwa nilai kejujuran harus terus dipupuk dan dijadikan pedoman utama dalam bekerja. Kepala Subbagian Administrasi berharap seluruh pegawai Bawaslu Kota Surabaya dapat memegang teguh prinsip ini sebagai bagian dari upaya menjaga marwah dan integritas institusi. Melalui komitmen bersama, diharapkan birokrasi di lingkungan Bawaslu mampu memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjadi contoh bagi dan masyarakat umum.
Secara keseluruhan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kejujuran adalah fondasi utama dalam membangun birokrasi yang bersih, profesional, dan terpercaya. Dengan menjaga marwah melalui nilai-nilai tersebut, diharapkan institusi Bawaslu dapat terus menjaga kepercayaan publik sekaligus mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif. Komitmen untuk jujur dan bertanggung jawab bukan hanya menjadi kewajiban, tetapi juga bagian dari perjuangan menjaga keutuhan bangsa dan negara Indonesia.
Penulis : Debbie
Foto : Sirril