Optimalkan Pengarsipan di Aplikasi Srikandi, Bawaslu Kota Surabaya Ikuti Ngobrol Pintar Seputar Arsip
|
Surabaya - Bawaslu Kota Surabaya mengikuti kegiatan bertajuk "Ngopi Arsip" yang diselenggarakan melalui Zoom pada Selasa (13/01/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program yang digagas oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur untuk meningkatkan pemahaman dan penguasaan terkait pengarsipan. Dengan tema "Konsep Dasar Kearsipan dan Pengarsipan di Srikandi," kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas staf di lingkungan Bawaslu Kabupaten dan Kota agar dapat mengelola arsip secara efisien dan terorganisir.
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari seri diskusi online yang rutin diadakan setiap minggu, dengan tema dan narasumber yang berbeda setiap kali. Dalam kesempatan tersebut, peserta dari seluruh Kabupaten dan Kota di lingkungan Bawaslu Provinsi Jawa Timur berkumpul secara virtual untuk mendapatkan pengetahuan mendalam mengenai pengelolaan arsip digital. Melalui format yang santai namun informatif, para peserta diajak berdiskusi dan bertukar pengalaman terkait pengelolaan arsip yang efektif, khususnya dalam konteks penggunaan aplikasi Srikandi yang menjadi andalan Bawaslu dalam pengarsipan data dan dokumen.
Narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Irfa Ulwan, seorang Arsiparis dari Bawaslu Republik Indonesia, yang secara khusus dihadirkan untuk memberikan wawasan tentang konsep dasar kearsipan dan pengelolaan arsip digital. Irfa Ulwan menjelaskan berbagai prinsip dasar dalam pengarsipan, mulai dari pengklasifikasian dokumen hingga pemanfaatan teknologi untuk memudahkan pencarian dan pengamanan data. Selain itu, narasumber juga membahas tantangan dan solusi terkait implementasi pengarsipan digital di lingkungan Bawaslu, agar data yang tersimpan tetap aman dan mudah diakses.
Pemandu kegiatan, yang diwakili oleh Staf PIC Arsip dari Bawaslu Provinsi Jawa Timur, bertindak sebagai moderator dalam sesi ini. Ia memandu diskusi dan memastikan seluruh peserta dapat memahami materi dengan baik. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait pengelolaan arsip di masing-masing daerah. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Bawaslu dalam mengelola arsip secara optimal dan sesuai standar yang berlaku.
Kegiatan "Ngopi Arsip" ini direncanakan akan berlangsung secara rutin setiap minggu, dengan tema yang berbeda, guna memperkuat penguasaan teknik pengarsipan digital di seluruh wilayah Bawaslu Provinsi Jawa Timur. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam pengelolaan data dan dokumen secara lebih tertib, aman, dan efisien. Dengan demikian, Bawaslu Kota Surabaya dan seluruh jajaran di Jawa Timur dapat meningkatkan kualitas pengarsipan yang mendukung proses kerja dan transparansi dalam pengawasan Pemilihan Umum.
Penulis : Debbie