Lompat ke isi utama

Berita

Lanjutkan Tradisi Diskusi, Bawaslu Kota Surabaya Mantapkan Kompetensi SDM Lewat Bedah Perpres Pengadaan Barang/Jasa

#

Kegiatan diskusi bertajuk TAUSIYAH (Tambah Ilmu dan Informasi yang Berharga) di ruang rapat Bawaslu Kota Surabaya, Rabu (14/01/2026)

Surabaya - Bawaslu Kota Surabaya kembali menggelar kegiatan diskusi bertajuk TAUSIYAH (Tambah Ilmu dan Informasi yang Berharga) pada Rabu (14/01/2026) sebagai upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di lingkungan lembaga pengawas Pemilu tersebut. Kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat Bawaslu Kota Surabaya ini diikuti oleh seluruh staf sekretariat sekaligus mahasiswa magang, menandai komitmen Bawaslu dalam memperkuat kapasitas internal melalui pembelajaran berkelanjutan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program yang telah berlangsung sejak tahun 2025 dan terus dilanjutkan di tahun 2026. TAUSIYAH sendiri merupakan salah satu inisiatif Bawaslu Kota Surabaya dalam mengimplementasikan Surat Edaran Ketua Bawaslu RI Nomor 32 Tahun 2025 tentang Program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian, yang bertujuan meningkatkan wawasan dan pengetahuan pegawai mengenai regulasi dan kebijakan terbaru. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Surabaya berupaya memantapkan kompetensi SDM-nya agar mampu menjalankan tugas secara profesional dan akurat, terutama dalam aspek pengadaan barang dan jasa yang kini menjadi fokus utama.

Pada sesi kali ini, narasumber adalah Vicky Bagus Ramadhan, staf Subbagian Administrasi yang baru saja mutasi dari Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara. Vicky, sebagai PNS organik Bawaslu, berbagi pengalaman sekaligus membedah Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Ia menjelaskan secara rinci mengenai regulasi terbaru tersebut, serta bagaimana penerapannya dalam konteks pengawasan di lingkungan Bawaslu. Materi ini dinilai sangat penting mengingat pengadaan barang/jasa merupakan aspek krusial dalam mendukung keberlangsungan tugas dan fungsi lembaga pengawas Pemilu.

Selain menyampaikan materi, Vicky juga berbagi pengalaman langsung terkait pengelolaan barang dan jasa selama dirinya bertugas di Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menambah wawasan peserta tentang tantangan dan solusi praktis dalam pengadaan barang/jasa yang sesuai dengan regulasi. Peserta diskusi tampak antusias dan aktif bertanya, menunjukkan minat yang tinggi terhadap materi yang disampaikan serta keinginan untuk mengimplementasikan pengetahuan tersebut di lingkungan kerja mereka.

Kegiatan diskusi ini diharapkan mampu memperkuat kompetensi SDM Bawaslu Kota Surabaya dalam menjalankan pengawasan dan pelayanan publik yang berbasis regulasi. Melalui pemahaman mendalam tentang Perpres Pengadaan Barang/Jasa, diharapkan seluruh pegawai mampu melaksanakan tugasnya secara efisien, transparan, dan akuntabel. Dengan demikian, Bawaslu Kota Surabaya dapat semakin profesional dalam menjalankan peran sebagai pengawas Pemilu yang bersih dan berintegritas.

Kepala Sekretariat Bawaslu Surabaya menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk terus dilaksanakan sebagai bagian dari pengembangan kapasitas internal. Ia menegaskan bahwa kompetensi SDM merupakan aset utama dalam mendukung keberhasilan seluruh program dan kegiatan pengawasan Pemilu. Dengan semangat belajar yang terus dipupuk, Bawaslu Kota Surabaya optimistis mampu menghadapi tantangan ke depan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara berkelanjutan.

Penulis : Debbie

Foto : Sirril