Tingkatkan Kinerja Kehumasan dan Pelayanan Informasi Publik pada Masa Non Tahapan Pemilu, Bawaslu Kota Surabaya Ikuti Kegiatan Cangkrukan Demokrasi Seri 14
|
Surabaya, 21 Oktober 2025 - Dalam upaya memperkuat kepercayaan masyarakat dan meningkatkan efektivitas pelayanan informasi publik, Bawaslu Kota Surabaya mengikuti kegiatan Cangkrukan Demokrasi Seri ke-14 yang diselenggarakan via Zoom. Acara yang berlangsung di lingkungan Bawaslu Jawa Timur ini dihadiri oleh sejumlah anggota dan staf dari berbagai divisi, termasuk Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, Humas, serta Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi.
Mengusung tema "Strategi Mengelola Krisis Kepercayaan Publik terhadap Bawaslu dengan Data Informasi dan Publikasi," kegiatan ini bertujuan memperkuat strategi komunikasi dan pengelolaan krisis kepercayaan yang tengah menjadi perhatian utama lembaga pengawas pemilu ini. Acara dibuka dengan sambutan dan arahan dari anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Dwi Endah Prasetyowati, yang menekankan pentingnya persiapan dalam menghadapi krisis kepercayaan publik. Ia menyarankan agar Bawaslu segera membentuk tim krisis yang bertugas mempelajari akar permasalahan, sehingga dapat merespons secara tepat dan cepat saat menghadapi isu yang berkembang.
Selain itu, acara ini juga diisi oleh narasumber dari Bawalu Kabupaten/Kota di Jawa Timur, seperti Tanoyo dari Kabupaten Nganjuk, Deni Mustopa dari Kabupaten Mojokerto, Yusron Habibi dari Kabupaten Ngawi, dan Fajar Dino dari Kabupaten Pacitan. Mereka berbagi pengalaman dan strategi dalam mengelola komunikasi publik, khususnya dalam menghadapi tantangan di era digital.
Sementara itu, sambutan dan arahan dari Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Rusmifahrizal Rustam, menyoroti keprihatinan terhadap berbagai pemberitaan yang mempertanyakan eksistensi Bawaslu selama masa Pemilu dan Pemilihan. Ia menegaskan bahwa kegiatan publikasi melalui media sosial dan website harus terus diperkuat untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas kerja-kerja pengawasan kepada masyarakat.
Bawaslu Kota Surabaya menyadari bahwa pembangunan kepercayaan publik bukanlah hal instan, melainkan hasil dari komunikasi yang konsisten dan transparan. Melalui kegiatan ini, diharapkan Bawaslu mampu memperkuat perannya sebagai lembaga pengawas yang kredibel dan dipercaya masyarakat, terutama dalam menghadapi masa non-tahapan Pemilu.
Kegiatan Cangkrukan Demokrasi Seri 14 ini menjadi salah satu upaya strategis Bawaslu untuk meningkatkan kapasitas kehumasan dan pelayanan informasi publik, sehingga dapat memperkuat demokrasi dan memastikan terciptanya pemilu yang bersih, jujur, dan adil.
Penulis : Debbie