Lompat ke isi utama

Berita

Sosialisasi Peran Bawaslu dalam Pengawasan Pemilu Digelar, Ajak Masyarakat Aktif Berpartisipasi.

Foto: Bang Taga

Surabaya, 16 Juli 2026, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk "Peran Bawaslu dan Pemilih Pemula" di SMA Tanwir Kota Surabaya, mulai pukul 12.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh 76 siswa-siswi sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran pengawasan pemilu sejak dini di kalangan pelajar.

 

Bertindak sebagai narasumber, Safiuddin, Anggota Bawaslu sekaligus Koordinator Divisi Pengawasan dan Partisipasi Masyarakat, dalam paparannya menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai tugas, fungsi, dan wewenang Bawaslu sebagai lembaga pengawas penyelenggaraan pemilu. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat, termasuk pelajar sebagai calon pemilih pemula, dalam mengawasi jalannya proses demokrasi, mulai dari tahap pemutakhiran data pemilih hingga penetapan hasil pemilu.

 

"Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan peran serta masyarakat, termasuk adik-adik pelajar, sebagai mitra pengawasan, karena pengawasan partisipatif adalah kunci untuk mencegah pelanggaran sejak dini," ujar Safiuddin.

Dalam paparannya, menjelaskan sejumlah materi penting, di antaranya:

Tugas dan wewenang Bawaslu, meliputi pencegahan, pengawasan, dan penindakan pelanggaran pemilu.
Jenis-jenis pelanggaran pemilu, seperti pelanggaran administrasi, pidana pemilu, kode etik, dan sengketa proses.
Mekanisme pelaporan masyarakat, termasuk cara dan saluran resmi untuk menyampaikan dugaan pelanggaran ke Bawaslu.
Pentingnya pengawasan partisipatif, melalui program seperti Pojok Pengawasan atau relawan pengawas pemilu.

Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif yang mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Berbagai pertanyaan mengemuka, mulai dari prosedur pelaporan pelanggaran, batas waktu pengaduan, hingga perlindungan bagi pelapor.

 

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat, khususnya generasi muda, agar turut mengawal integritas pemilu. Diharapkan, setelah mengikuti kegiatan ini, para siswa-siswi SMA Tanwir Kota Surabaya dapat menjadi agen penyebar informasi kepemiluan di lingkungan sekolah dan keluarga masing-masing, serta lebih peka terhadap potensi pelanggaran yang terjadi di sekitarnya menjelang Pemilu mendatang.

Acara berlangsung interaktif dan ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber, guru pendamping, dan seluruh peserta, sebagai simbol komitmen bersama dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas, jujur, dan adil.

 

SUIB