Sinergi Bawaslu Surabaya dan Dinas Pendidikan Jatim: Edukasi Demokrasi untuk Generasi Muda
|
Surabaya - Bawaslu Kota Surabaya melakukan kunjungan koordinasi ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur pada Kamis (7/8) guna membahas program sosialisasi kepemiluan yang menyasar pemilih pemula, khususnya siswa-siswi baru di tingkat SMA dan SMK.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur ini, hadir Ketua Bawaslu Kota Surabaya Novli Bernado Thyssen, bersama para anggota Bawaslu Surabaya yaitu Syafiudin (Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas), Teguh Suasono Widodo (Koordinator Divisi SDM dan Organisasi), serta Dimas Anggara (Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran).
Agenda utama dalam koordinasi ini adalah pembahasan rencana program sosialisasi yang akan digelar Bawaslu Surabaya sebagai bagian dari peningkatan partisipasi masyarakat (parmas), dengan fokus utama pada pemilih pemula. Program ini merupakan wujud tanggung jawab kelembagaan Bawaslu dalam memberikan pendidikan politik kepada generasi muda serta memperkenalkan nilai-nilai demokrasi sejak dini.
"Melalui program ini, kami ingin membentuk pemilih pemula yang cerdas, kritis, dan tidak apatis terhadap pemilu. Ini adalah salah satu langkah nyata Bawaslu dalam memperkuat demokrasi dan menegaskan eksistensi kami di tengah masyarakat," ungkap Novli selaku Ketua Bawaslu Surabaya.
Target utama sosialisasi adalah siswa-siswi baru di seluruh SMA dan SMK di Kota Surabaya. Harapannya, melalui edukasi langsung, siswa dapat lebih memahami pentingnya peran mereka dalam pemilu serta mendorong peningkatan partisipasi pada pesta demokrasi yang akan datang.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menyambut baik inisiatif ini. Dalam pertemuan tersebut, pihak Dinas menyatakan dukungan penuh terhadap program Bawaslu dan siap memfasilitasi pelaksanaannya di sekolah-sekolah melalui koordinasi lebih lanjut.
Telah disepakati bahwa sebelum pelaksanaan program, Bawaslu akan melakukan komunikasi formal terlebih dahulu dengan Dinas Pendidikan. Selanjutnya, kegiatan sosialisasi akan dilaksanakan oleh masing-masing sekolah sesuai dengan jadwal dan kesiapan institusi pendidikan terkait.
Menariknya, dalam pertemuan ini juga muncul gagasan kolaboratif berupa pembuatan podcast bersama antara Bawaslu Kota Surabaya dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Podcast tersebut direncanakan memuat materi edukatif seputar pemilu dan peran pemilih muda, yang nantinya akan disebarluaskan oleh sekolah-sekolah kepada para siswa untuk menjangkau lebih banyak audiens.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan siswa sebagai pemilih pemula tidak hanya menjadi objek dalam proses pemilu, tetapi juga subjek aktif yang memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara dalam membangun demokrasi yang sehat.
R.D.A