Perkuat Peran Strategis Sekretariat, Bawaslu Kota Surabaya Hadiri Rapat Kerja Teknis di Jakarta
|
Jakarta - Bawaslu Kota Surabaya mengikuti Rapat Kerja Teknis Sekretariat Bawaslu di Jakarta selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat, 8 hingga 12 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Golden Boutique Hotel Kemayoran, Jakarta, dengan tujuan memperkuat peran strategis sekretariat sebagai fondasi kelembagaan yang tangguh, profesional, dan terpercaya. Tangguh Gradhianta, Kepala Sub Bagian Administrasi Bawaslu Kota Surabaya, turut hadir dalam kegiatan tersebut mewakili Bawaslu Kota Surabaya. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini penting dilakukan untuk memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan koordinasi lintas fungsi, serta memperkuat kolaborasi antar tingkat Bawaslu, mulai dari pusat hingga Kabupaten/Kota. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan pemilu secara nasional.
Selama rapat, berbagai materi disampaikan oleh narasumber dari berbagai Kementerian dan Lembaga terkait. Salah satu materi utama adalah tentang transformasi pengelolaan anggaran berbasis kinerja, yang dilakukan melalui sinergi antara Bawaslu dan Kementerian Keuangan. Materi ini menekankan pentingnya efisiensi dan transparansi dalam penggunaan keuangan negara untuk mendukung keberhasilan pengawasan pemilu. Selain itu, narasumber dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas menyampaikan strategi peningkatan kualitas perencanaan program Bawaslu melalui pendekatan evidence-based planning dan kolaborasi yang lebih erat dengan kementerian tersebut. Materi ini diharapkan mampu memperkuat perencanaan yang berbasis data dan analisis yang akurat.
Materi lain yang tak kalah penting adalah tentang memperkuat hubungan kelembagaan antara pengawas pemilu dan pemerintah daerah. Narasumber dari Kementerian Dalam Negeri menegaskan bahwa sinergi yang baik antara kedua institusi sangat vital untuk mendukung penyelenggaraan pemilu yang netral dan profesional. Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengawasan di tingkat daerah. Selain aspek kelembagaan, kegiatan ini juga membahas pengembangan sumber daya manusia. Materi mengenai penerapan sistem merit dan manajemen talenta ASN disampaikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Materi ini bertujuan membangun profesionalisme aparatur di lingkungan Bawaslu melalui penguatan kompetensi dan pengembangan talenta ASN.
Dalam rangka memperkuat pengendalian internal dan akuntabilitas keuangan, narasumber dari Badan Pemeriksa Keuangan menyampaikan materi tentang peningkatan kualitas laporan keuangan Bawaslu dan penguatan pengendalian internal. Hal ini penting agar laporan keuangan dapat dipertanggungjawabkan dan memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Kegiatan ini diakhiri dengan pemaparan berbagai inovasi, seperti transformasi layanan digital dan penguatan tata kelola pengadaan barang/jasa. Materi dari Kementerian Komunikasi dan Digital serta Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah menegaskan pentingnya integrasi teknologi dan transparansi dalam mendukung tata kelola yang akuntabel dan efisien. Dengan berbagai materi tersebut, diharapkan Bawaslu dapat semakin profesional dan efektif dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu secara nasional.
Penulis : Debbie
Foto : Tangguh