Pantau Data Kependudukan, Bawaslu Kota Surabaya Kunjungi Kantor Kelurahan Perak Barat
|
Surabaya - Bawaslu Kota Surabaya melakukan kunjungan ke Kantor Kelurahan Perak Barat, Kecamatan Krembangan pada Selasa (28/10). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau dan memastikan data kependudukan warga di wilayah tersebut akurat dan terkini. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu untuk mengawasi proses pemantauan hak pilih dan data penduduk agar tetap valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, kunjungan ini juga bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara Bawaslu dan pihak Kelurahan dalam rangka pencegahan penyalahgunaan data kependudukan.
Dalam kunjungan ini, Bawaslu Kota Surabaya diwakili oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas beserta staf dari Subbagian Pengawasan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas. Perwakilan Bawaslu Kota Surabaya disambut oleh Nurulia Susianingsih, ST, selaku Kepala Seksi Kesra sekaligus Plt Kasi Pemerintahan Kelurahan Perak Barat. Nurulia menyampaikan bahwa kolaborasi antara kedua lembaga sangat penting untuk meningkatkan akurasi data kependudukan di wilayah tersebut.
Nurulia juga mengungkapkan bahwa salah satu tantangan utama dalam pengelolaan data kependudukan di wilayah Perak Barat adalah banyaknya warga yang telah meninggal namun belum mengurus akta kematiannya secara resmi. Ia menambahkan bahwa hal ini menyebabkan data kematian sering tidak tercatat secara lengkap dan menyebabkan ketidaktepatan data di sistem administrasi kependudukan. Selain itu, faktor lain yang menjadi hambatan adalah banyak warga prajurit TNI/Polri yang berdomisili di wilayah ini, namun saat pensiun mereka tidak segera mengubah status di KTP sehingga data mereka tidak terdeteksi sebagai pensiunan.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Kota Surabaya Syafiudin menyatakan, “Kami dari Bawaslu berkomitmen untuk terus memantau dan memastikan data kependudukan yang ada benar-benar akurat. Apabila ada kendala, kami siap bekerja sama dengan pihak terkait untuk mencari solusi terbaik.” Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini sangat penting agar hak-hak warga, termasuk hak pilih, dapat terlindungi secara optimal dan data yang digunakan benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan.
Selain masalah administrasi kematian, Nurulia juga menjelaskan bahwa keberadaan warga prajurit TNI/Polri yang berdomisili di wilayah ini menjadi tantangan tersendiri. Banyak di antara mereka yang meninggalkan status sebagai anggota aktif dan belum melakukan pembaruan data di sistem kependudukan setelah pensiun. Hal ini menyebabkan adanya kesulitan dalam mendata dan memastikan hak pilih mereka tetap terjaga, terutama karena beberapa dari mereka kehilangan hak pilih selama masa dinas aktif dan kemudian mendapatkan kembali hak tersebut setelah pensiun.
Kunjungan ini diharapkan dapat membantu mengidentifikasi dan mengatasi berbagai hambatan yang ada dalam pengelolaan data kependudukan di Kelurahan Perak Barat. Bawaslu Kota Surabaya dan pihak Kelurahan berkomitmen untuk melakukan verifikasi data secara rutin dan melakukan pembaruan data agar informasi yang ada benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi data kependudukan dan memastikan hak-hak warga terjaga dengan baik, termasuk hak pilih mereka dalam setiap proses pemilihan umum.
Dengan langkah-langkah yang diambil, diharapkan masalah data kependudukan di wilayah Kelurahan Perak Barat dapat diminimalisasi. Bawaslu Kota Surabaya akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan data yang ada selalu akurat. Kegiatan ini juga menjadi contoh nyata dari sinergi antara lembaga pengawas Pemilu dan Kelurahan dalam menjaga integritas data dan hak-hak warga. Melalui kerjasama yang solid, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari data yang terkelola dengan baik dan transparan.
Penulis : Debbie
Foto : Reffida