Hadir Sebagai Narasumber, Dimas Anggara : Pemilih Pemula Harus Berani Kawal Demokrasi Sejak Dini
|
Surabaya - Bawaslu Kota Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda. Pada Selasa, 15 Juli 2025 Bawaslu Surabaya diwakili oleh Dimas Anggara selaku Anggota Bawaslu Surabaya Divisi Penanganan Pelanggaran hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA GIKI 1 Surabaya.
Dalam kesempatan tersebut, Dimas memberikan materi bertajuk “Arti Pemilu untuk Pemilih Pemula”. Ia menekankan betapa strategisnya posisi pemilih pemula dalam setiap gelaran Pemilu maupun Pilkada.
“Perlu adik-adik ketahui, pemilih pemula pada Pemilu 2024 lalu jumlahnya mencapai 35 hingga 40 persen. Ini angka yang sangat besar dan menentukan. Karena itu, kalian harus sadar bahwa satu suara itu penting. Pemilih muda juga punya kemampuan analisis yang kuat, kritis, dan lebih peduli isu-isu bangsa,” terang Dimas di hadapan para peserta MPLS.
Dimas menambahkan bahwa Pemilu bukan sekadar ajang memilih calon pemimpin, tetapi juga bagian dari proses pembangunan bangsa jangka panjang. Karena itu, setiap generasi muda harus terlibat aktif, tidak hanya sebagai pemilih, tetapi juga berani menjadi pengawas partisipatif.
“Pemilu adalah proses pembangunan bangsa untuk jangka panjang. Apa yang kita pilih hari ini akan berpengaruh pada masa depan kalian nanti. Maka, saya mengajak adik-adik disini untuk juga berani mengawasi jalannya Pemilu. Ini sekaligus bentuk cinta kita pada tanah air,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dimas juga berpesan agar para pelajar SMA GIKI 1 dapat menjadi teladan di lingkungannya. Mulai dari bijak menerima informasi politik, tidak mudah terprovokasi hoaks, hingga berani menolak politik uang.
“Awasi Pemilu itu artinya kalian menjaga agar tidak ada pelanggaran yang merusak demokrasi. Jangan takut melapor kalau ada pelanggaran. Karena masa depan Indonesia ada di tangan kalian,” tutupnya.
Dengan adanya kegiatan sosialisasi seperti ini, Bawaslu Surabaya berharap dapat menumbuhkan semangat generasi muda untuk menjadi pemilih yang cerdas, bertanggung jawab, dan berani turut mengawal demokrasi demi mewujudkan Pemilu yang berintegritas.