Gandeng Akademisi, Podcast Perdana Bawaslu Surabaya Usung Topik "Pemilu Tanpa Bawaslu, Mungkinkah?"
|
Surabaya - Dalam rangka upaya memperluas pemahaman masyarakat seputar pemilihan umum, pemilihan kepala daerah, serta menumbuhkan semangat pengawasan partisipatif, Bawaslu Kota Surabaya secara resmi meluncurkan program Podcast perdananya yang tayang secara live melalui kanal YouTube Bawaslu Surabaya pada Kamis, 17 Juli 2025 pukul 13.00 WIB.
Pada episode perdananya, Bawaslu Surabaya menghadirkan narasumber istimewa, Airlangga Pribadi Kusman, S.IP., M.Si., Ph.D, seorang akademisi dan Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya yang dikenal luas atas pemikiran kritisnya di bidang politik dan demokrasi.
Podcast yang dipandu langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Surabaya, Novli Bernado Thyssen, kali ini mengangkat tema yang menggelitik “Pemilu Tanpa Bawaslu, Mungkinkah?”
Tema ini sengaja diangkat sebagai bentuk refleksi sekaligus edukasi publik mengenai peran strategis Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi, khususnya menjelang tahapan Pemilu dan Pilkada mendatang.
Dalam diskusi hangat yang dikemas secara santai namun sarat makna, Airlangga Pribadi membedah bagaimana keberadaan Bawaslu tidak hanya sebatas lembaga pengawasan, tetapi juga sebagai penjamin integritas proses demokrasi di Indonesia. Sementara itu, Novli Bernado Thyssen sebagai host memandu jalannya obrolan turut menyelipkan pertanyaan-pertanyaan mendalam yang mengundang perspektif baru bagi masyarakat.
Menariknya, Podcast Perdana ini tidak hanya bersifat satu arah. Bawaslu Surabaya membuka ruang interaksi bagi para penonton yang mengikuti secara live. Masyarakat dapat langsung menyampaikan pertanyaan, tanggapan, maupun pendapat melalui kolom komentar di kanal YouTube Bawaslu Surabaya. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan partisipasi aktif publik sekaligus meneguhkan komitmen Bawaslu sebagai lembaga yang transparan dan akuntabel.
Ketua Bawaslu Surabaya, Novli Bernado Thyssen, dalam pengantarnya menyampaikan bahwa podcast ini akan menjadi salah satu sarana baru Bawaslu untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat, khususnya generasi muda. “Kami ingin membangun ruang diskusi yang lebih segar, inklusif, dan mudah diakses siapa saja. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang paham pentingnya pengawasan partisipatif demi terwujudnya Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas,” ujarnya.
Peluncuran podcast ini menjadi langkah awal Bawaslu Kota Surabaya untuk mengemas literasi pengawasan demokrasi secara lebih menarik dan relevan dengan perkembangan media digital. Ke depan, program ini direncanakan akan menghadirkan berbagai narasumber inspiratif dari beragam latar belakang, untuk membahas isu-isu demokrasi, kepemiluan, dan partisipasi masyarakat dari berbagai perspektif.