Dosen Untag Surabaya Nyatakan Pelaksanaan Pemilu adalah Roh Negara, Bawaslu Harus Jadi Benteng Demokrasi Berintegritas
|
Surabaya - Dr. Sri Setyadji, dosen dari Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya, menyatakan bahwa pelaksanaan pemilu merupakan roh dari negara Indonesia. Ia menegaskan bahwa proses ini adalah mekanisme utama yang memastikan rakyat memilih pemimpin secara langsung, bebas, rahasia, dan adil sesuai konstitusi. Jika proses ini terganggu, maka roh bangsa sebagai bangsa yang berdaulat akan terancam. Hal ini disampaikan saat menjadi narasumber kegiatan Bawaslu Kota Surabaya (24/10/2025).
Ia menambahkan bahwa Bawaslu harus mampu menjadi benteng utama dalam menjaga integritas demokrasi. Sebagai lembaga pengawas, Bawaslu harus mampu memastikan seluruh tahapan pemilu berjalan sesuai prinsip demokrasi berintegritas dan konstitusi. Kepercayaan masyarakat terhadap proses politik sangat bergantung pada keberhasilan Bawaslu dalam menegakkan hukum dan menjaga proses tetap jujur dan aman.
Dalam pandangannya, peningkatan kapasitas pengawasan, pendidikan politik, dan penegakan hukum yang tegas menjadi kunci utama agar demokrasi tetap berjalan secara sehat. Ia menyarankan agar Bawaslu memperkuat peran pengawas lapangan dan melakukan inovasi dalam sistem pengawasan agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika sosial. Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk media dan lembaga pendidikan, sangat penting dalam menjaga integritas pemilu.
Ia berharap, Bawaslu mampu menjadi pelindung utama dari segala bentuk pelanggaran dan kecurangan, serta mampu menjadi contoh transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemilu. Jika Bawaslu mampu menjalankan perannya secara optimal, maka demokrasi Indonesia akan tetap kokoh dan berkeadilan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pemilu merupakan salah satu kunci utama dalam menjaga keutuhan NKRI dan mewujudkan cita-cita bangsa.
Penulis : Debbie
Foto : Ragil