Lompat ke isi utama

Berita

Bidik Mahasiswa UNAIR, Bawaslu Kota Surabaya Sosialisasikan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu 2026

#

Kunjungan Bawaslu Kota Surabaya ke UNAIR dalam rangka sosialisasi kompetisi debat Penegakan Hukum Pemilu Tahun 2026 pada Selasa (14/7/2026)

Surabaya - Bawaslu Kota Surabaya bergerak untuk memantik keterlibatan aktif generasi muda dalam mengawal integritas demokrasi di Indonesia. Langkah nyata ini dilaksanakan melalui kunjungan strategis ke Fakultas Hukum (FH) serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (UNAIR) pada Selasa (14/7/2026). Safari kampus ini bertujuan untuk menyosialisasikan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu 2026 yang digagas langsung oleh Bawaslu RI.

Melalui ajang bergengsi skala nasional tersebut, Bawaslu ingin menggeser peran mahasiswa dari sekadar penonton pasif menjadi aktor utama di garda depan. Mahasiswa ditantang untuk menjadi pemikir kritis sekaligus konseptor ulung yang mampu menyumbang solusi nyata. Gagasan segar mereka sangat dibutuhkan untuk menjawab berbagai problematika serta dinamika hukum pemilu yang kian kompleks di tanah air.

Anggota Bawaslu Kota Surabaya, Eko Rinda Prasetiyadi, menegaskan bahwa pemilihan UNAIR sebagai lokasi sosialisasi didasarkan pada keselarasan disiplin ilmu dengan tema kompetisi. Menurutnya, kolaborasi intelektual dari kedua fakultas tersebut memiliki potensi besar untuk melahirkan delegasi yang tangguh. Mahasiswa Hukum dibekali ketajaman dalam membedah regulasi, sementara mahasiswa FISIP memiliki kepekaan tinggi terhadap dinamika sosial-politik di lapangan.

Bawaslu Kota Surabaya optimistis kombinasi keilmuan di kampus dengan jargon "Excellence with Morality" ini mampu melahirkan pemikiran yang komprehensif. Eko Rinda meyakini bahwa bakat-bakat akademis di UNAIR memiliki kapasitas yang lebih dari cukup untuk mengupas tuntas isu kepemiluan dari berbagai sudut pandang. Oleh karena itu, persiapan matang sejak dini menjadi kunci utama untuk membentuk tim delegasi yang solid.

Kunjungan ke UNAIR ini sekaligus menjadi bagian dari sosialisasi Bawaslu Kota Surabaya yang telah memetakan total 18 fakultas potensial di berbagai universitas se-Surabaya. Mengingat sisa waktu pendaftaran yang kian terbatas sebelum ditutup resmi oleh Bawaslu RI, pihak Bawaslu Kota Surabaya berkomitmen untuk langsung tancap gas. Mereka akan segera melakukan safari sosialisasi marathon ke 16 fakultas target lainnya yang tersebar di Kota Pahlawan.

Lewat pendampingan yang intensif dan sosialisasi masif ini, Bawaslu Kota Surabaya menaruh harapan besar agar delegasi Arek-Arek Suroboyo mampu bersinar di level nasional. Namun lebih dari sekadar mengejar prestasi dan piala, momentum ini diproyeksikan sebagai wadah kaderisasi jangka panjang. Proses ini diharapkan dapat mencetak akademisi muda yang berkomitmen tinggi dalam mengawal pemilu yang bersih, jujur, dan bermartabat.

Penulis dan Foto: Debbie

Editor: Suib