Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Surabaya Ungkap Strategi Pengawasan Berkelanjutan dalam Podcast KPU Kota Surabaya

#

Octian Anugeraha, dari Sekretariat KPU Kota Surabaya (kiri) sedang memandu Acara Podcast KPU Kota Surabaya dengan narasumber Eko Rinda Prasetiyadi, Anggota Bawaslu Kota Surabaya (kanan)

Surabaya, 12 Desember 2025 - Dalam sebuah acara podcast yang disiarkan dari studio sederhana di Kantor KPU Kota Surabaya, Bawaslu Kota Surabaya mengungkapkan strategi pengawasan berkelanjutan yang dilakukan di masa non-tahapan pemilu. Acara ini dipandu oleh Octian Anugeraha dari Sekretariat KPU Kota Surabaya, yang menyapa pendengar dengan hangat dan mengajak mereka memahami pentingnya sinergi antara KPU dan Bawaslu dalam menjaga integritas demokrasi di tingkat lokal.

Dalam sesi tersebut, Octian memperkenalkan narasumber dari Bawaslu Kota Surabaya, Eko Rinda Prasetiyadi, yang membahas secara mendalam bagaimana kolaborasi kedua lembaga ini berlangsung di luar masa kampanye dan hari pemungutan suara. Menurut Eko, sinergi ini mencakup berbagai kegiatan seperti rapat evaluasi rutin, berbagi data pelanggaran potensial, serta program edukasi masyarakat yang bertujuan mencegah pelanggaran sejak dini. Ia mencontohkan program workshop literasi pemilu yang dilakukan di berbagai kelurahan, sebagai upaya preventif yang efektif untuk menjaga keadilan dan netralitas.

Mengulas lebih jauh, Octian menanyakan tentang tantangan yang dihadapi dalam pengawasan non tahapan. Eko menjawab bahwa salah satu kendala utama adalah keterbatasan sumber daya, terutama anggaran yang minim di luar masa pelaksanaan resmi. Sebagai solusi, Bawaslu Kota Surabaya memanfaatkan inovasi teknologi digital serta melibatkan relawan masyarakat, seperti komunitas pemuda, untuk memperluas jangkauan pengawasan secara efisien dan hemat biaya. Strategi ini terbukti berhasil meningkatkan jumlah laporan potensial yang ditangani hingga lebih dari 20 persen tahun lalu tanpa menambah biaya operasional.

Dalam penutup, narasumber menekankan pentingnya komitmen bersama dan semangat gotong royong dalam menjaga demokrasi yang sehat. Octian menyampaikan pesan bahwa sinergi ini bukan sekadar tugas formal, tetapi menjadi panggilan moral untuk membangun pemilu yang adil dan transparan. Ia juga mengajak masyarakat Surabaya untuk aktif berpartisipasi, melaporkan setiap kecurigaan, dan menjadi bagian dari "pahlawan demokrasi" di lingkungan mereka.

Podcast diakhiri dengan ajakan dari Narasumber agar warga Surabaya turut serta dalam pengawasan dan pelaporan setiap indikasi pelanggaran. Melalui diskusi ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan berkelanjutan akan semakin meningkat, serta memperkuat fondasi demokrasi di Kota Surabaya yang dikenal sebagai kota dengan semangat demokrasi dan partisipasi aktif warga. With this, upaya menjaga integritas pemilu di Surabaya semakin mendapatkan perhatian dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

Penulis : Debbie

Foto : Avisa