Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Surabaya Terima Kunjungan Partai Solidaritas Indonesia

#

Bawaslu Kota Surabaya menerima kunjungan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Surabaya pada Selasa (07/04/2026)

Surabaya - Pada Selasa (07/04/2026), Kantor Bawaslu Kota Surabaya menjadi tempat berlangsungnya kunjungan resmi dari Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Surabaya. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memperkuat sinergi dan koordinasi antara penyelenggara pemilu dan partai politik dalam rangka menyukseskan proses demokrasi di Kota Surabaya. Kehadiran ini menjadi momen penting dalam mempererat hubungan komunikasi dan kolaborasi demi meningkatkan kualitas Pemilihan Umum yang akan datang.

Dalam kunjungan tersebut, unsur pimpinan Bawaslu Kota Surabaya, termasuk Ketua dan Anggota, menyambut hangat kedatangan rombongan PSI yang diwakili oleh sejumlah pengurus, seperti Grace Evi Ekawati selaku Ketua DPD PSI Surabaya, Yuga selaku Sekretaris, Mikel sebagai pengurus, serta Pdt. Rio. Sambutan ini mencerminkan komitmen Bawaslu dalam menjalin kemitraan strategis dengan partai politik demi memperkuat demokrasi yang sehat dan berkualitas di tingkat kota.

Ketua Bawaslu dan Anggota secara langsung menyampaikan pengenalan mengenai internal lembaga serta berbagai capaian yang telah diraih selama ini. Mereka menegaskan bahwa Bawaslu Kota Surabaya selalu berkomitmen memajukan proses pengawasan dan pendidikan politik, meskipun menghadapi keterbatasan anggaran yang mengharuskan mereka melakukan berbagai kegiatan secara swadaya. Prestasi yang diraih, seperti meraih Juara 2 dalam kategori Bawaslu Informatif dan keberhasilan membimbing mahasiswa magang yang memenangkan lomba debat hukum nasional, turut dipaparkan sebagai bukti keberhasilan kerja keras mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu Kota Surabaya juga menjelaskan mengenai tantangan anggaran yang dihadapi saat ini. Meskipun dengan dana terbatas, lembaga ini tetap aktif melakukan berbagai program kerja, termasuk podcast isu kepemiluan yang tayang setiap dua minggu dan diskusi bulanan terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Program ini dirancang untuk meningkatkan literasi politik masyarakat dan memastikan proses demokrasi berjalan transparan dan akuntabel.

Sementara itu, dari pihak PSI, Grace Evi Ekawati menyampaikan visi partainya untuk membawa “Wajah Baru” dalam politik Indonesia, terutama melalui pendidikan politik bagi kaum muda. Ia menekankan pentingnya politik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, menggunakan analogi bahwa politik harus seperti “mengupas bawang untuk masakan enak,” bukan alat yang menyakitkan. Grace juga menyatakan kesiapan PSI mendapatkan bimbingan dari Bawaslu terkait regulasi yang berlaku untuk memastikan kegiatan politik mereka berjalan sesuai aturan.

Selain itu, Grace Evi juga mengklarifikasi beberapa kendala administrasi yang dihadapi, seperti kesalahan pengunggahan data terkait verifikasi ijazah dan surat keterangan lulus. Klarifikasi ini menunjukkan keinginan PSI untuk berkomitmen mengikuti prosedur yang benar dan berkolaborasi secara terbuka dengan Bawaslu dalam mengatasi berbagai tantangan administrasi yang ada.

Pembahasan teknis mengenai dinamika dapil di Kota Surabaya turut menjadi bagian penting dalam pertemuan ini. Dimas Anggara, anggota Bawaslu Kota Surabaya, menjelaskan bahwa perubahan jumlah penduduk di kota Surabaya yang mencapai 3,18 juta jiwa berdampak langsung terhadap pemetaan Daerah Pemilihan (Dapil). Bawaslu mendorong partai politik untuk mengajukan konsep dan usulan terkait penataan kursi dapil, baik opsi lima maupun tujuh kursi, sesuai dengan prosedur yang berlaku. Mereka menegaskan bahwa seluruh proses penataan dapil akan dilakukan secara transparan dan berdasarkan data penduduk terbaru.

Sebagai penutup, kedua belah pihak sepakat membangun sinergi yang lebih erat melalui berbagai langkah konkret. Bawaslu berkomitmen memperkuat komunikasi 24 jam dan mengusulkan kolaborasi konten, seperti menghadirkan komisioner Bawaslu dalam sesi podcast edukasi publik. DPD PSI Kota Surabaya sendiri menyatakan bahwa keberhasilan pemilu tidak hanya diukur dari keamanan, tetapi juga dari tingginya partisipasi masyarakat, yang menjadi fokus utama bersama dalam menyukseskan pesta demokrasi di Kota Surabaya.

Penulis dan Foto: Debbie

Editor: Suib