Bawaslu Kota Surabaya Selenggarakan Diskusi Tausiyah Seri 10 : Menjadi Bahagia Tanpa Syarat
|
Surabaya - Bawaslu Kota Surabaya menyelenggarakan diskusi TAUSIYAH (Tambah Ilmu dan Informasi yang Berharga) seri ke-10 dengan tema “Menjadi Bahagia Tanpa Syarat” pada hari Rabu, 10 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Bawaslu Kota Surabaya dan dihadiri oleh Kepala Sekretariat, Kasubbag, serta seluruh staf Sekretariat Bawaslu Kota Surabaya. Acara ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan pemahaman kepada para pegawai tentang pentingnya menjaga kebahagiaan dan ketenangan hati dalam menjalankan tugas pengawasan Pemilihan Umum.
Narasumber yang dihadirkan adalah Hj. Binti Fudyah, SST, Ners, C.PS, CTMR, yang menyampaikan paparan materi tentang pentingnya memiliki kebahagiaan tanpa syarat dalam menjalankan tugas sebagai pegawai Bawaslu. Menurutnya, para pegawai memiliki peran yang sangat vital dalam menjaga demokrasi dan memastikan proses pemilihan berlangsung secara jujur, adil, dan bersih. Dalam menjalankan tugas tersebut, mereka tidak hanya menghadapi tantangan teknis dan administratif, tetapi juga tekanan sosial dan dinamika politik yang cukup kompleks. Oleh karena itu, kebahagiaan yang tidak bergantung pada hasil semata sangat diperlukan agar mereka tetap semangat dan fokus.
Dalam paparan materinya, Hj. Binti menekankan bahwa menerima diri apa adanya merupakan langkah awal yang penting untuk mencapai kebahagiaan tanpa syarat. Pegawai Bawaslu Kota Surabaya harus menyadari bahwa mereka telah melakukan yang terbaik sesuai kapasitas dan tanggung jawabnya. Dengan menerima keadaan tersebut, mereka akan merasa lebih tenang dan percaya diri dalam menjalankan tugas sehari-hari. Selain itu, berlatih bersyukur terhadap kepercayaan dan hasil yang telah diperoleh, sekecil apapun, mampu memperkuat semangat, meningkatkan solidaritas, dan menciptakan suasana kerja yang harmonis di lingkungan Bawaslu.
Hj. Binti juga memaparkan bahwa melepaskan harapan berlebihan terhadap hasil adalah kunci utama agar tidak mudah kecewa saat menghadapi hambatan. Pegawai perlu fokus pada proses dan usaha yang dilakukan, bukan semata-mata hasil akhir. Ia menambahkan bahwa mengembangkan rasa kasih sayang dan kepedulian terhadap masyarakat serta sesama rekan kerja dapat memperkuat ikatan emosional dan meningkatkan kerja sama tim. Terakhir, menerapkan mindfulness dan kehadiran penuh dalam setiap kegiatan akan membantu mereka tetap fokus dan tenang, sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan.
Kegiatan diskusi ini mendapatkan apresiasi positif dari peserta yang hadir. Mereka berharap, melalui pemahaman tentang kebahagiaan tanpa syarat, para pegawai Bawaslu Kota Surabaya dapat menjalankan tugas dengan lebih ikhlas, penuh semangat, dan menjaga integritas. Hal ini diyakini akan memperkuat keberhasilan dalam menjalankan fungsi pengawasan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di kota Surabaya. Dengan prinsip ini, diharapkan suasana kerja menjadi lebih positif dan produktif, serta mampu menciptakan lingkungan yang mendukung terciptanya demokrasi yang sehat dan berkualitas.
Secara keseluruhan, kegiatan diskusi TAUSIYAH seri ke-10 ini berhasil memberikan wawasan baru tentang pentingnya menjaga kebahagiaan batin dalam menjalankan tugas negara. Melalui pemahaman dan penerapan prinsip “menjadi bahagia tanpa syarat”, para pegawai Bawaslu Kota Surabaya diharapkan mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan penuh semangat dalam menjaga demokrasi di Surabaya. Kegiatan ini juga menegaskan komitmen Bawaslu untuk selalu mendukung pegawai dalam membangun kualitas diri sekaligus meningkatkan layanan publik yang lebih baik.
Penulis : Debbie
Foto : Taga