Bawaslu Kota Surabaya Perkuat Akuntabilitas Melalui Sertifikasi Penyusunan RKA Tahun 2026
|
Surabaya - Bawaslu Kota Surabaya mengikuti kegiatan e-learning pembekalan dan sertifikasi Penyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Angkatan II Tahun 2026 pada Kamis (05/03/2026). Kegiatan ini diselenggarakan secara daring melalui zoom sebagai bagian dari upaya sistematis dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan Bawaslu. Melalui pelatihan ini, setiap personel diharapkan tidak hanya sekadar memahami teknis penginputan data, tetapi juga mampu menyusun RKA yang selaras dengan standar operasional dan regulasi terbaru guna mendukung pengelolaan anggaran yang transparan serta akuntabel.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan Kementerian Keuangan dengan tujuan memberikan pembekalan komprehensif kepada para pengelola keuangan negara dari seluruh penjuru Indonesia. Peserta yang terlibat dalam pelatihan ini mencakup jajaran kunci, mulai dari KPA yang mengemban fungsi pelatih penyusunan RKA pada tingkat manajerial, hingga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) serta PPSPM. Sinergi antar lini di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota ini menjadi krusial agar implementasi anggaran di lapangan memiliki dasar hukum yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif.
Selama jalannya pelatihan, narasumber ahli dari Kementerian Keuangan memaparkan materi mendalam mengenai tata cara penyusunan RKA yang mencakup aspek efisiensi dan efektivitas penggunaan dana publik. Para peserta diberikan wawasan mengenai bagaimana memastikan setiap pos anggaran memiliki korelasi langsung dengan capaian kinerja organisasi, sehingga tidak ada alokasi yang bersifat mubazir. Selain itu, ditekankan pula pentingnya mekanisme pengawasan internal dan pelaporan yang ketat agar seluruh proses penganggaran tetap berada dalam koridor prinsip keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Pelatihan sertifikasi ini merupakan bagian dari langkah besar Bawaslu untuk memperkokoh fundamental pengelolaan anggaran di lingkungannya, terutama dalam menghadapi tantangan pengawasan pemilu yang semakin kompleks. Dengan penguasaan materi yang matang, para pejabat Bawaslu diharapkan mampu merumuskan RKA yang tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan lapangan. Langkah ini mencerminkan komitmen instansi dalam menjaga marwah lembaga sebagai pengawas yang bersih, di mana integritas tidak hanya ditunjukkan dalam pengawasan suara, tetapi juga dalam pengelolaan setiap rupiah dana negara yang digunakan.
Pada akhirnya, suksesnya kegiatan e-learning berbasis digital ini menunjukkan kolaborasi yang solid antara Kementerian Keuangan dan Bawaslu dalam beradaptasi dengan teknologi untuk pengembangan kapasitas aparatur sipil negara. Transformasi digital dalam pelatihan ini diharapkan menjadi katalis bagi terciptanya budaya kerja yang lebih profesional dan terukur di masa mendatang. Dengan sumber daya manusia yang telah tersertifikasi, Bawaslu Kota Surabaya optimistis dapat menjalankan seluruh program kerja tahun 2026 dengan dukungan perencanaan anggaran yang solid, transparan, dan berorientasi pada hasil.
Penulis dan Foto: Debbie
Editor: Suib