Bawaslu Kota Surabaya Hadiri Tindak Lanjut Penguatan Kelembagaan di Kediri
|
Kediri - Dalam rangka menindaklanjuti program penguatan kelembagaan di lingkungan Bawaslu tingkat Kabupaten dan Kota, Bawaslu Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas keuangan serta memperkuat sistem pengendalian internal. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 21 hingga 22 Desember 2025 di Kantor Bawaslu Kabupaten Kediri dan diikuti oleh perwakilan Bawaslu Kabupaten dan Kota di Jawa Timur. Bawaslu Kota Surabaya hadir dalam acara ini dengan perwakilan yang terdiri dari Anggota Bawaslu Kota Surabaya Eko Rinda Prasetiyadi dan Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Surabaya, Arif Priyono.
Adanya perbedaan tingkat pemahaman, kapasitas sumber daya manusia, dan praktik pengelolaan keuangan antar satuan kerja Bawaslu yang berpotensi menimbulkan ketidaksamaan dalam penerapan kebijakan dan standar akuntabilitas. Oleh karena itu, Bawaslu Provinsi Jawa Timur memandang perlu melakukan penguatan kelembagaan di bidang akuntabilitas keuangan sebagai langkah strategis. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, memperkuat sistem pengendalian intern, dan sekaligus mereplikasi praktik terbaik pengelolaan keuangan di berbagai wilayah secara berkelanjutan.
Kegiatan ini diisi dengan beberapa materi penting yang disampaikan oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Timur. Materi pertama adalah tentang Implementasi Aksi Akuntabilitas Keuangan, yang membahas langkah-langkah konkrit dalam memastikan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. Selanjutnya, peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai Regulasi Akuntabilitas Keuangan, yang menjadi dasar hukum dalam pengelolaan keuangan di lingkungan Bawaslu. Selain itu, hadir juga materi mengenai Roadmap Penguatan Kelembagaan Tahun 2026, yang disampaikan oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur sebagai panduan strategis ke depan.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Provinsi Jawa Timur berharap mampu memperkuat sistem pengawasan internal serta meningkatkan budaya akuntabilitas di seluruh jajaran pengawas. Dengan adanya pemahaman yang sama mengenai regulasi dan praktik terbaik, diharapkan penerapan kebijakan keuangan dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam mewujudkan standar pengelolaan keuangan yang lebih baik dan berkelanjutan di seluruh kabupaten dan kota, sehingga kepercayaan publik terhadap proses pengawasan semakin meningkat.
Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan komitmen Bawaslu Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat kelembagaan dan meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia di bidang pengelolaan keuangan. Kehadiran perwakilan dari Bawaslu Kota Surabaya menegaskan pentingnya sinergi antar daerah dalam menyusun dan menerapkan praktik terbaik. Ke depan, diharapkan seluruh jajaran pengawas di tingkat kabupaten dan kota dapat menjalankan tugasnya dengan lebih transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip regulasi yang berlaku, demi memastikan proses pengawasan berjalan efektif dan terpercaya.
Penulis : Debbie