Lompat ke isi utama

Berita

Bangun Sinergi dari Hal Kecil, Kasubbag Administrasi Bahas Pentingnya Komunikasi di Lingkungan Kerja saat Apel Pagi

#

Apel Pagi di lingkungan Bawaslu Kota Surabaya pada Senin (20/04/2026)

Surabaya - Pada hari Senin (20/04/2026), suasana kantor Bawaslu Kota Surabaya dipenuhi semangat kebersamaan saat berlangsungnya apel pagi di halaman kantor. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh staf Bawaslu setempat dengan antusiasme tinggi dan dipimpin langsung oleh Kasubbag Administrasi, Tangguh Gradhianta. Kegiatan apel pagi ini bukan sekadar rutinitas mingguan, melainkan momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antar pegawai dalam rangka membangun lingkungan kerja yang harmonis dan produktif.

Dalam arahannya, Tangguh menyampaikan pesan penting mengenai tantangan yang dihadapi dalam membangun harmonisasi di lingkungan birokrasi. Ia menegaskan bahwa sering kali, struktur hierarki yang kaku dan beban kerja administratif yang berulang menjadi penghalang utama dalam menciptakan komunikasi yang efektif. Menurutnya, membangun komunikasi yang sehat bukan hanya soal keramahan sosial, tetapi merupakan strategi penting untuk memastikan kelancaran roda organisasi sekaligus menjaga kesejahteraan psikologis pegawai.

Tangguh menambahkan bahwa komunikasi yang efektif harus mampu menjembatani perbedaan antargenerasi dan jabatan. Ia menekankan perlunya keberanian untuk mengadopsi gaya komunikasi yang lebih egaliter tetapi tetap santun. Dengan pendekatan ini, setiap aparatur di lingkungan Bawaslu Kota Surabaya diharapkan merasa dihargai dan didengarkan sebagai bagian dari sistem besar yang saling mendukung. Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk menciptakan ruang dialog yang terbuka, seperti forum diskusi rutin atau sesi koordinasi santai, agar hambatan komunikasi dapat diminimalisir.

Lebih jauh, Tangguh mengingatkan bahwa hambatan komunikasi sering kali muncul karena rasa sungkan dan takut salah, terutama kepada atasan. Oleh karena itu, ia mendorong adanya keberanian untuk mengubah budaya komunikasi di kantor menjadi lebih terbuka dan bersahabat. Hal ini diharapkan dapat mencairkan sekat-sekat formalitas yang selama ini menjadi penghalang dalam menyampaikan aspirasi dan ide dari staf ke pimpinan, serta memperjelas arahan yang diberikan.

Selain aspek komunikasi, Tangguh juga menyoroti pentingnya kesehatan mental pegawai dalam menciptakan lingkungan kerja yang nyaman. Ia menekankan bahwa dukungan kolektif sangat diperlukan, terutama saat menghadapi tenggat waktu pengumpulan hasil kerja atau kegiatan lapangan yang padat. Budaya saling membantu tanpa melihat batasan tugas menjadi kunci dalam membangun solidaritas yang kuat di antara anggota tim.

Ketika rasa saling mendukung dan kebersamaan terjalin, pegawai akan merasa memiliki "jaring pengaman" sosial yang meningkatkan rasa aman dan nyaman di tempat kerja. Menurut Tangguh, suasana kantor yang kondusif tidak hanya mendukung keberlangsungan tugas negara, tetapi juga menjadi tempat untuk pertumbuhan pribadi dan profesional setiap individu. Dengan demikian, membangun komunikasi yang baik merupakan fondasi utama untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan harmonis di Bawaslu Kota Surabaya.

Kegiatan apel pagi ini diakhiri dengan semangat baru untuk terus memperkuat komunikasi dan solidaritas di lingkungan kerja. Para pegawai diingatkan bahwa dari hal-hal kecil seperti saling menyapa dan mendengarkan satu sama lain, dapat tercipta sinergi besar yang mendukung visi dan misi Bawaslu dalam mengawasi jalannya pemilihan umum yang bersih dan adil. Semangat kebersamaan ini diharapkan akan terus terjaga dan menjadi budaya kerja yang melekat di seluruh jajaran kantor.

Penulis dan Foto: Debbie

Editor: Suib