Apel Pagi Bawaslu Kota Surabaya, Mengukur Kinerja dan Memastikan Tugas Tuntas Sesuai Target
|
Surabaya, 26 Januari 2026 - Bawaslu Kota Surabaya menggelar apel pagi yang berlangsung di halaman kantor. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh staf sekretariat Bawaslu Kota Surabaya yang sedang melaksanakan Work From Office (WFO), sebagai bagian dari upaya mereka dalam menjaga dan meningkatkan kinerja organisasi. Kegiatan apel pagi ini dipimpin langsung oleh Kepala Sub Bagian Administrasi Bawaslu Kota Surabaya, Tangguh Gradhianta, yang bertugas memimpin apel dan memberikan arahan kepada seluruh peserta.
Pesan utama dari apel pagi ini adalah mengukur kinerja serta memastikan bahwa seluruh tugas dan tanggung jawab dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan. Tangguh Gradhianta menegaskan bahwa proses pengukuran kinerja ini sangat penting untuk membangun kejelasan komunikasi dan menjaga ritme kerja yang konsisten di internal lembaga. Ia menekankan bahwa keberhasilan dalam menyelesaikan tugas tidak hanya bergantung pada angka-angka, tetapi juga pada pemahaman yang mendalam mengenai mengapa tugas tersebut penting dan bagaimana kontribusinya terhadap keberhasilan bersama.
Dalam pelaksanaan apel ini, Tangguh menambahkan bahwa salah satu kunci keberhasilan adalah adanya mekanisme pemantauan mandiri yang didukung oleh budaya keterbukaan. Artinya, setiap pegawai didorong untuk secara aktif memantau kemajuan pekerjaannya sendiri dan melaporkan hambatan yang dihadapi secara jujur. Pendekatan ini memungkinkan identifikasi masalah secara dini melalui diskusi yang santai namun terarah, sehingga solusi dapat segera ditemukan sebelum hambatan tersebut mempengaruhi tenggat waktu yang telah ditetapkan.
Selain itu, Tangguh juga menjelaskan bahwa efektivitas kerja tidak diukur hanya dari hasil akhir semata, melainkan juga dari kualitas prosesnya. Untuk itu, pembagian tugas besar menjadi tahapan-tahapan kecil yang lebih manageable menjadi strategi penting. Dengan demikian, hambatan yang muncul bisa diatasi lebih cepat dan efisien, memperkecil risiko keterlambatan dalam menyelesaikan seluruh rangkaian tugas. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta menjaga semangat kerja seluruh Staf Bawaslu Kota Surabaya.
Lebih jauh, Tangguh menyampaikan bahwa penilaian kinerja pegawai sangat bergantung pada tingkat komitmen dan kepercayaan terhadap tugas yang diemban. Pegawai diharapkan merasa memiliki tanggung jawab penuh terhadap pekerjaan mereka, sehingga bukan lagi dianggap sebagai kewajiban semata, melainkan sebagai kontribusi nyata terhadap organisasi. Kepercayaan dan tanggung jawab ini menjadi fondasi utama untuk memastikan bahwa setiap pekerjaan bisa diselesaikan secara tuntas dan berkualitas, memberikan dampak positif terhadap ritme kerja organisasi secara keseluruhan.
Akhirnya, kegiatan apel pagi ini menegaskan bahwa keberhasilan dalam mencapai target tidak hanya bergantung pada pengawasan dari atas, tetapi juga pada kesadaran dan komitmen individu. Melalui komunikasi yang terbuka dan pengelolaan tugas yang terstruktur, Bawaslu Kota Surabaya berupaya membangun budaya kerja yang produktif dan bertanggung jawab. Dengan semangat ini, diharapkan seluruh pegawai mampu menjalankan tugasnya secara maksimal.
Penulis : Debbie
Foto : Sirril