Resmi Bekerja Sama, Bawaslu Kota Surabaya dan Radio Istara FM Siap Edukasi Publik Lewat Udara
|
Surabaya - Bawaslu Kota Surabaya secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Radio Istara FM 101.1 MHz untuk memperkuat penyebaran informasi dan pengawasan partisipatif. Kemitraan tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang berlangsung pada Kamis (6/8/2026). Sinergi ini ditujukan untuk meluaskan jangkauan sosialisasi nilai-nilai demokrasi dan keterbukaan informasi publik bagi masyarakat Kota Surabaya melalui gelombang udara.
Dalam prosesi penandatanganan kesepakatan tersebut, Anggota Bawaslu Kota Surabaya, Dimas Anggara, hadir secara langsung mewakili Ketua Bawaslu Kota Surabaya. Sementara itu, pihak Radio Istara FM diwakili secara resmi oleh RM Rudi Herwanto selaku Station Manager. Kehadiran pimpinan dari kedua belah pihak menandai komitmen bersama dalam membangun kolaborasi media penyiaran yang edukatif, obyektif, dan responsif terhadap dinamika pengawasan kepemiluan di kota metropolitan ini.
Kerja sama tersebut diselenggarakan secara tatap muka di Kantor Radio Istara FM yang berlokasi di area Kampus Universitas Dr. Soetomo (Unitomo), Surabaya. Pemilihan lokasi ini sekaligus menegaskan eratnya hubungan antara dunia penyiaran media swasta, penyelenggara pemilu, dan lingkungan akademisi perguruan tinggi. Suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan mewarnai setiap tahapan acara penandatanganan MoU tersebut.
Menariknya, lahirnya kolaborasi ini tidak lepas dari peran aktif generasi muda. Dimas Anggara mengungkapkan bahwa gagasan awal kerja sama ini diinisiasi oleh mahasiswa magang di Bawaslu Kota Surabaya yang berasal dari Program Studi Ilmu Komunikasi Unitomo. Ide kreatif para mahasiswa tersebut kemudian disambut hangat dan direalisasikan oleh pimpinan Bawaslu Kota Surabaya sebagai langkah konkret merangkul ide-ide segar anak muda dalam menyosialisasikan tugas pengawasan pemilu.
“Kegiatan ini pada awalnya diinisiasi oleh mahasiswa magang di Bawaslu Kota Surabaya dari jurusan Ilmu Komunikasi Unitomo yang mengusulkan program tersebut, dan akhirnya kita realisasikan,” ujar Dimas Anggara saat memberikan keterangan di sela-sela kagiatan. Ia menambahkan bahwa gagasan ini sejalan dengan visi Bawaslu untuk terus memperluas jaringan pengawasan publik melalui kanal-kanal populer yang dekat dengan masyarakat.
Sesaat setelah seluruh prosesi penandatanganan MoU usai, Bawaslu Kota Surabaya dan Radio Istara FM langsung mengambil langkah cepat dengan mengudara dalam sesi talkshow interaktif perdana. Langkah ini menjadi momentum pembuka dari serangkaian agenda penyiaran edukatif yang telah dirancang bersama. Melalui siaran langsung tersebut, Bawaslu Kota Surabaya menyapa pendengar setia Istara FM sekaligus membedah isu-isu strategis terkait literasi politik dan demokrasi.
Ke depan, kerja sama ini dipastikan tidak hanya berhenti pada penandatanganan berkas formalitas semata, melainkan akan berlangsung secara berkelanjutan. Bawaslu Kota Surabaya dan Radio Istara FM telah menyusun berbagai program siaran berkala untuk terus mengedukasi masyarakat luas mengenai pentingnya pengawasan partisipatif. Langkah ini diharapkan mampu membentuk kesadaran kritis warga Surabaya dalam mengawal proses demokrasi yang bersih, jujur, dan berintegritas.
Penulis dan Foto: Debbie
Editor: Suib