Totok Hariyono Tekankan Budaya Kekeluargaan dan Kinerja Maksimal saat Pimpin Apel di Bawaslu Kota Surabaya
|
Surabaya - Pelaksanaan apel pagi di Kantor Bawaslu Kota Surabaya pada Senin (12/10/2026) berlangsung istimewa dan berbeda dari biasanya. Kehadiran Anggota Bawaslu Republik Indonesia, Totok Hariyono, yang bertindak langsung sebagai pembina apel memberikan dorongan semangat baru bagi seluruh jajaran Bawaslu Kota Surabaya.
Apel pagi tersebut tidak hanya diikuti oleh internal Bawaslu Kota Surabaya, tetapi juga dihadiri oleh Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Nur Ellya Anggraini. Selain itu, jajaran Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Surabaya, Kepala Sekretariat, seluruh Kepala Subbagian, staf sekretariat, hingga mahasiswa magang turut berbaris khidmat menyimak arahan yang disampaikan oleh pimpinan Bawaslu RI tersebut.
Dalam amanatnya, Totok menggarisbawahi pentingnya membangun serta menjaga rasa kekeluargaan yang erat di lingkungan kerja Bawaslu. Menurutnya, iklim kerja yang dilandasi rasa kebersamaan dan kekeluargaan akan menjadi fondasi utama dalam menciptakan sinergi dan efektivitas pelaksanaan tugas-tugas.
Totok turut mengapresiasi kinerja Bawaslu Kota Surabaya yang dinilainya sudah berjalan sangat baik dan mampu menyesuaikan diri dengan karakteristik wilayah Metropolitan Surabaya yang dinamis. Namun, ia mengingatkan agar seluruh jajaran tidak cepat berpuas diri serta terus berbenah demi meningkatkan kualitas pengawasan secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, Totok memberikan instruksi tegas terkait evaluasi kinerja internal. Ia meminta agar hal-hal atau kebiasaan buruk di lingkungan kerja segera ditinggalkan, sementara target-target program kerja yang belum tercapai harus segera dikejar dan diselesaikan dengan cepat dan tepat.
Rasa kekeluargaan tersebut, menurut Totok, harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari antarpegawai. Ia menekankan agar seluruh personel saling peduli dan memiliki kepekaan sosial, apabila ada rekan kerja yang sedang mengalami kesulitan atau kesusahan, teman satu kantor wajib untuk saling membantu.
Secara khusus, Totok memberikan pesan motivasi mendalam kepada para pegawai berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ia meminta mereka untuk tidak berkecil hati atau minder meski kerap beredar anggapan keliru di masyarakat luas yang menempatkan status PPPK berada di bawah Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Mengakhiri amanatnya, Totok menegaskan bahwa stigma atau anggapan pandangan sebelah mata terhadap pegawai PPPK tersebut sepenuhnya tidak benar. Ia memacu seluruh pegawai PPPK untuk membuktikan kapasitas diri melalui dedikasi, integritas, dan performa terbaik dalam setiap menjalankan tugas pengawasan pemilu.
Penulis dan Foto: Debbie
Editor: Suib