Sambut Tugas Baru, 8 Pegawai PPPK Bawaslu Kota Surabaya Ikuti Pembukaan Orientasi
|
Surabaya - Sebanyak delapan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Bawaslu Kota Surabaya secara resmi mengikuti pembukaan kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja pada Selasa (18/8/2026). Kegiatan penguatan kapasitas dan orientasi tugas ini diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur secara daring melalui platform Zoom Meeting, serta diikuti secara serentak oleh pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Timur formasi Angkatan 2025.
Kedelapan personel yang mengikuti orientasi tersebut merupakan aparatur baru yang siap memperkuat kerja-kerja kelembagaan Bawaslu Kota Surabaya. Komposisi peserta terdiri dari 2 orang pegawai PPPK formasi Angkatan 2024 serta 6 orang pegawai PPPK formasi Angkatan 2025. Kehadiran para personel baru ini diharapkan dapat menyokong efektivitas tata kelola administrasi dan pengawasan pemilu di wilayah Kota Surabaya.
Rangkaian kegiatan orientasi ini dirancang berlangsung selama tujuh hari kerja, terhitung mulai hari Selasa, 18 Agustus 2026 hingga Kamis, 27 Agustus 2026 mendatang. Selama kurun waktu tersebut, para peserta akan dibekali dengan berbagai materi strategis, regulasi kelembagaan, serta pemahaman mendalam mengenai nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur sipil negara di lingkungan Bawaslu.
Mengawali agenda pada hari pertama, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Jusuf, menyampaikan paparan mengenai Kebijakan Orientasi PPPK. Dalam pengarahannya, beliau menekankan pentingnya pemahaman tugas pokok dan fungsi (tupoksi), loyalitas kelembagaan, serta kesiapan mental para pegawai dalam mendukung pengawasan tahapan pemilu maupun pilkada yang akuntabel dan berintegritas.
Memasuki sesi berikutnya, Narasumber Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Rifdah Faizah, memaparkan secara detail tata tertib pelatihan, alur pembelajaran, serta prosedur evaluasi yang wajib dipatuhi oleh seluruh peserta. Pada sesi ini, seluruh peserta termasuk delapan pegawai Bawaslu Kota Surabaya secara bersama-sama menyampaikan pernyataan komitmen belajar sebagai wujud kesiapan mengikuti seluruh rangkaian orientasi hingga tuntas.
Guna mengukur tingkat pemahaman awal peserta terhadap materi kelembagaan dan regulasi pengawasan, agenda hari pertama dilanjutkan dengan pelaksanaan pretest. Seluruh peserta diarahkan untuk mengakses dan menyelesaikan ujian awal tersebut secara terintegrasi melalui platform Learning Management System (LMS) Bawaslu.
Melalui kegiatan orientasi ini, Bawaslu Kota Surabaya berharap delapan pegawai PPPK yang baru bergabung dapat menyerap seluruh ilmu dan arahan dengan maksimal. Pembekalan komprehensif ini diharapkan mampu membentuk SDM pengawasan yang profesional, berintegritas tinggi, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi penguatan kelembagaan Bawaslu Kota Surabaya di masa mendatang.
Penulis dan Foto: Debbie
Editor: Suib