Lompat ke isi utama

Berita

Perdalam Pengawasan dan Sengketa Pemilu, Mahasiswa Hukum UBAYA Sambangi Bawaslu Kota Surabaya

#

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Surabaya (UBAYA) melakukan kunjungan konsultasi ke Kantor Bawaslu Kota Surabaya pada Senin (20/7/2026), dalam rangka persiapan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Tahun 2026

Surabaya - Sebagai bentuk persiapan matang dalam menghadapi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Tahun 2026, sejumlah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Surabaya (UBAYA) melakukan kunjungan konsultasi ke Kantor Bawaslu Kota Surabaya pada Senin (20/7/2026). Langkah ini diambil guna memperdalam pemahaman praktis serta pemikiran kritis mahasiswa mengenai isu-isu strategis kepemiluan dari regulator dan pelaksana pengawasan secara langsung.

Kedatangan para mahasiswa tersebut disambut oleh pimpinan Bawaslu Kota Surabaya. Anggota Bawaslu Kota Surabaya, Dimas Anggara, menerima secara langsung kunjungan ini dengan didampingi oleh Kepala Subbagian Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu dan Hukum, Aria Pratomi Adi Saputra, serta Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu dan Hubungan Masyarakat, Sonny Marta Mardana, beserta jajaran staf sekretariat di ruang rapat Bawaslu Kota Surabaya.

Dalam diskusi yang berlangsung interaktif tersebut, para mahasiswa menggali secara mendalam mengenai fungsi pokok dan kewenangan Bawaslu dalam menjaga keadilan pemilu. Pembahasan berfokus pada dinamika penegakan hukum di lapangan, efektivitas pengawasan partisipatif, hingga peta potensi pelanggaran yang kerap terjadi pada setiap tahapan penyelenggaraan pesta demokrasi.

Tidak hanya sebatas teori umum, konsultasi ini juga menyoroti mekanisme penanganan sengketa proses pemilu di Bawaslu. Pihak Bawaslu Kota Surabaya memaparkan secara mendalam alur penyelesaian sengketa, mulai dari proses mediasi hingga musyawarah adjudikasi. Penjelasan riil ini menjadi amunisi berharga bagi para mahasiswa untuk menyusun argumentasi hukum yang kuat dan berbobot dalam ajang kompetisi debat mendatang.

Kunjungan ini diakhiri dengan apresiasi dari pihak Bawaslu Kota Surabaya atas inisiatif dan kepedulian akademisi muda terhadap isu hukum pemilu. Bawaslu Kota Surabaya berharap diskusi dan sinergi bersama civitas akademika seperti ini dapat terus terjalin, sehingga tidak hanya membantu persiapan kompetisi mahasiswa, tetapi juga mendorong lahirnya generasi muda yang kritis dan peduli terhadap penegakan keadilan pemilu di Indonesia.

Penulis dan Foto: Debbie

Editor: Suib