Lewat Fun Futsal, Bawaslu Kota Surabaya Rangkul Kelompok Cipayung Edukasi Demokrasi dan Pengawasan Pemilu
|
Surabaya - Mengemas edukasi politik secara adaptif dan segar, Bawaslu Kota Surabaya merangkul para mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung melalui kegiatan Fun Futsal Demokrasi pada Rabu (05/08/2026). Bertempat di AWS Futsal & Volly Indoor, Surabaya, agenda ini digelar sebagai langkah inovatif Bawaslu untuk memperluas jangkauan pendidikan demokrasi serta pengawasan pemilu partisipatif di kalangan pemuda dan aktivis mahasiswa.
Melalui olahraga futsal yang inklusif, Bawaslu Kota Surabaya berupaya mencairkan kesan kaku dalam sosialisasi politik dengan mentransformasikannya ke dalam ruang interaksi yang hangat dan penuh sportivitas. Pemilihan cabang olahraga ini menjadi wadah simbolis bahwa mengawal jalannya demokrasi memiliki prinsip yang sejalan dengan permainan di lapangan, yakni membutuhkan kerja sama tim yang solid, kepatuhan terhadap aturan main, serta kejujuran dari setiap pihak yang terlibat.
Sebagai bagian dari poros gerakan mahasiswa nasional, Kelompok Cipayung dinilai memiliki peran strategis sebagai garda depan dalam mengawal isu-isu kebangsaan dan memperluas literasi demokrasi hingga ke tingkat akar rumput. Di sela-sela pertandingan persahabatan tersebut, Bawaslu menyampaikan poin-poin krusial mengenai pentingnya pengawasan partisipatif, penolakan terhadap politik uang, hingga ajakan bagi mahasiswa untuk menjadi pelopor dalam melaporkan setiap potensi pelanggaran pemilu secara terukur.
Suasana kegiatan berlangsung semarak dan kompetitif, di mana para peserta tidak hanya bertanding mengejar kemenangan, tetapi juga saling bertukar gagasan mengenai dinamika demokrasi terkini. Pendekatan informal ini terbukti efektif mencairkan sekat komunikasi antara lembaga pengawas dan organisasi kemahasiswaan, sehingga pesan-pesan edukasi pengawasan dapat tersampaikan secara natural dan mudah diterima oleh generasi muda.
Melalui kolaborasi berbasis komunitas ini, Bawaslu Kota Surabaya berharap sinegi bersama Kelompok Cipayung tidak berhenti di lapangan futsal saja, melainkan berlanjut dalam aksi nyata pengawasan di masyarakat. Bawaslu mendorong para aktivis mahasiswa untuk terus mengambil peran aktif sebagai benteng integritas pemilu, memastikan setiap tahapan demokrasi berjalan jujur, adil, dan transparan.
Penulis dan Foto: Debbie
Editor: Suib