Lompat ke isi utama

Berita

Dorong Partisipasi Akademis, Bawaslu Kota Surabaya Sosialisasikan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu 2026 di UNESA

#

Kunjungan Bawaslu Kota Surabaya ke UNESA dalam rangka sosialisasi kompetisi debat Penegakan Hukum Pemilu Tahun 2026 pada Kamis (9/7/2026)

Surabaya - Bawaslu Kota Surabaya terus bergerak aktif memacu keterlibatan generasi muda dalam mengawal demokrasi. Sebagai langkah nyata, Bawaslu Kota Surabaya menggelar kunjungan strategis ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) serta Fakultas Hukum (FH) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada Kamis (9/7/2026). Kunjungan ini berfokus pada sosialisasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Tahun 2026 yang diinisiasi langsung oleh Bawaslu RI.

Agenda sosialisasi ini sengaja membidik civitas akademika UNESA demi mendorong peran aktif mahasiswa, khususnya di bidang hukum, sosial, dan politik. Melalui kompetisi debat tingkat nasional ini, Bawaslu berharap para mahasiswa tidak hanya menjadi penonton, melainkan mampu mengambil peran strategis sebagai analis dan pemikir kritis yang dapat memberikan kontribusi nyata terhadap berbagai isu penegakan hukum pemilu di Indonesia.

Anggota Bawaslu Kota Surabaya, Dimas Anggara, menuturkan bahwa pemilihan FISIPOL dan FH UNESA sebagai sasaran awal didasarkan pada relevansi disiplin ilmu yang linier dengan tema kompetisi. Menurutnya, kedua fakultas tersebut memiliki potensi besar untuk melahirkan delegasi tangguh yang mampu membedah regulasi serta dinamika kepemiluan secara komprehensif.

Lebih lanjut, Dimas memaparkan bahwa UNESA menjadi bagian penting dari pemetaan strategis Bawaslu. Dua fakultas di kampus bertagline "Growing Beyond Excellence" tersebut merupakan tujuan awal dari total 18 fakultas di berbagai perguruan tinggi di Surabaya yang telah masuk ke dalam database potensial perwakilan wilayah. Bawaslu Kota Surabaya berkomitmen untuk merangkul seluruh potensi akademik yang tersebar di kota pahlawan ini.

Guna memastikan keterwakilan yang inklusif dan maksimal, Bawaslu Kota Surabaya akan bergerak cepat memanfaatkan sisa waktu yang ada. Pihaknya berencana mengoptimalkan agenda sosialisasi ke 16 fakultas lain yang masuk dalam target sasaran sebelum gerbang pendaftaran kompetisi debat resmi ditutup oleh Bawaslu RI.

Melalui pendampingan dan sosialisasi yang masif ini, Bawaslu Kota Surabaya optimistis mahasiswa Surabaya mampu berbicara banyak dan mengukir prestasi di panggung nasional. Lebih dari sekadar kompetisi, momentum ini diharapkan menjadi wadah kaderisasi bagi para akademisi muda untuk ikut mengawal integritas pemilu yang bersih, adil, dan bermartabat.

Penulis dan Foto: Debbie

Editor: Suib