Perkuat Integritas Pelayanan Publik, Kasubbag Administrasi Beri Arahan Khusus dalam Apel Pagi
|
Surabaya - Bawaslu Kota Surabaya menggelar apel pagi yang berlangsung di halaman kantor, Senin (09/02/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Staf Sekretariat Bawaslu Kota Surabaya yang sedang melaksanakan Work From Office (WFO), termasuk pula para mahasiswa yang tengah menjalani proses magang di lingkungan Bawaslu Kota Surabaya. Apel pagi ini dipimpin langsung oleh Kepala Sub Bagian Administrasi Bawaslu Kota Surabaya, Tangguh Gradhianta, yang memberikan arahan sekaligus menekankan pentingnya menjaga integritas dan netralitas dalam pelayanan publik.
Dalam apel tersebut, Tangguh menyoroti peran strategis ASN sebagai pelayan masyarakat. Ia menegaskan bahwa menjaga netralitas dan integritas bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan merupakan janji setia ASN kepada publik. ASN harus mampu bertindak sebagai penengah yang tidak memihak, memastikan setiap kebijakan dan layanan diberikan secara adil tanpa terpengaruh oleh kepentingan politik maupun kelompok tertentu. Hal ini dianggap penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi.
Tangguh juga menjelaskan bahwa integritas adalah sebuah kompas moral yang menuntun ASN agar kejujuran dan etika menjadi landasan dalam menjalankan tugas sehari-hari. Ia menegaskan bahwa jabatan di birokrasi bukan sebagai alat kekuasaan, melainkan sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat dan Tuhan. Nilai-nilai tersebut harus tercermin dalam setiap perilaku dan keputusan yang diambil oleh ASN, bahkan saat tidak ada pengawasan langsung.
Selain itu, Tangguh mengingatkan bahwa keberanian dalam menolak gratifikasi, transparansi dalam bekerja, dan konsistensi antara nilai etik dan perilaku nyata adalah indikator utama dari integritas seorang ASN. Ia menyatakan bahwa perilaku tersebut harus menjadi budaya yang melekat dalam setiap aktivitas birokrasi, guna memastikan pelayanan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi maupun kolusi. Hal ini sejalan dengan misi besar Bawaslu dalam menciptakan birokrasi yang bersih dan profesional.
Dengan menanamkan nilai netralitas dan integritas secara konsisten, para ASN di Bawaslu Kota Surabaya diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang mampu memberikan layanan yang efektif, efisien, dan bebas dari praktik korupsi. Kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi diharapkan akan semakin meningkat, sehingga tercipta suasana birokrasi yang bersih dan akuntabel. Hal ini menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Secara keseluruhan, kegiatan apel pagi di Bawaslu Kota Surabaya ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen ASN dalam menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas. Dengan memegang teguh prinsip netralitas dan kejujuran, mereka diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sekaligus menjadi pionir dalam membangun birokrasi yang bersih dan akuntabel demi kemajuan bangsa Indonesia yang lebih baik.
Penulis : Debbie
Foto : Sirril